Postingan

Early-20 dan kebingungannya.

Selamat pagi! Sedang dengerin Michael Buble sambil ngetik ini. Tiba-tiba ingin memberikan update tentang kehidupan. Well, one of my friend suddenly said she don't know what to do in life, what her passion, and what she should pursue in life. Me too. Sejauh aku hidup, aku benar-benar nggak punya goal apa yang harus kucapai di umur segini, harus punya ini itu, harus bisa ini itu. Nope. Mungkin sebagian orang beranggapan bahwa goals itu penting, supaya hidup ada arahnya, supaya semangat untuk hidup dan mengejar apa yang ingin dikejar. Well, for me, as long as i know what i love, i know what i want, it's enough. Sejujurnya aku nggak ingin membebani diriku sendiri dengan 'umur segini harus sudah begini, umur segini harus begitu'. Yaaa we never know what will happen, dan takutnya dengan pikiran kayak gitu malah menuntut diri sendiri, dan kalau ngga tercapai bisa gila sendiri. Nope nope nope. Let me tell you, sekalian aku ingin bookmarks di blog ini untuk kubaca di masa depan ...

The Art of Being Alone

Selamat sore:) akhir-akhir ini sedang merasa pingin sendirian terus. Padahal as a gemini harusnya aku social butterfly hehehe, ya biasanya juga begitu sih. Cuma belakangan ini nggak tau kenapa, it feels good to be alone. Nunggu jeda kelas 1-2 jam sendirian di gazebo atau mushola, diem aja hapean, di kelas juga kadang duduk di belakang temen-temen, sengaja menghindar dari obrolan. Sampai hari ini bener-bener berangkat zumba sendirian dan berakhir nulis ini. Aku dari dulu ngga pernah ya, yang kemana-mana sendiri, makan, jalan-jalan, ke sana ke sini. Tapi sumpah semakin tua semakin aku ngerasa butuh waktu untuk sendirian itu, padahal ya kalo sendirian nggak yang gimana2 ya diem aja, nonton video-video masak di instagram gitu aja. Ngobrol sama orang asing ya kalo dibutuhkan aja hehe. Tapi kenapa ya, sering gitu ada aja yang kaget pas tau aku mau nunggu kelas sendirian lah, atau mau ngapa-ngapain sendirian lah hehe. Padahal akunya oke-oke aja. Cenderung tidak peduli sama sekitarku lihat aku...

Nyaris.

Aku berakhir menulis tentangmu. Begini, mungkin bukan salah kita apabila hati tidak menentu, kadang menyatu kadang mengganggu. Bukan salah kita juga apabila kemarin menjelang, sekarang menjarang. Kita salahkan saja waktu, yang membuat kita tak pernah bertemu. Sejak awal mengenalmu, yang ada dalam otakku adalah ragu. Seorang lelaki, a gentleman i said, telah berani membuka percakapan dan mengingat hal kecil, kecil sekali, yang aku bahkan tidak tahu menahu. Seorang yang sederhana, dengan mata yang menyala, bercerita tentang apa saja yang ada, berusaha mengerti apa mau dan maksudku. Kita puji saja keadaan, yang telah membuat kita selalu sepadan. Cukup lama mengenalmu, yang ada dalam otakku tetap ragu. Seorang yang naif, mencoba mencari hal-hal menarik yang bisa dibagi. Seorang yang kusut, berusaha tertawa paling lebar dan melempar lelucon paling jenaka. Maafkan aku yang selalu ragu. Aku telah memaafkanmu yang juga ragu. Setidaknya kita sudah pernah tahu, tidak akan bisa mengejar kereta y...

Patah Hati yang Nggak Patah-Patah Amat

Selamat malam:) sedang di parkiran rest area tol dengan kepala yang super penuh kepikiran macam-macam. Beberapa bulan lalu seseorang yang masih stranger, bilang sama temenku he adore me so much. Then we got close after that. Dan...minggu lalu mungkin, i just know he went out with another girl. Hehe. Kenapa ya? Was i not good enough? Was i that bad? Semua pikiran itu langsung muter-muter di kepala sesaat setelah aku lihat fotonya di sosial media. Dan bertahan nggak lama, 1-2 hari mungkin. Sampai aku sadar, he was not good enough. He was. Not me. Berusaha berfikir se positif mungkin supaya self esteem dan insecurities ngga semakin merajalela. Di umur segini, aku nggak lagi patah hati terus marah-marah mendoakan yang jelek. Kayak hal-hal seperti itu malah pengaruh sama kepercayaan diri dan pikiran kita sendiri. And i don't want that. Aku sudah pernah hampir gila satu tahun karena patah hati dan thats teach me a lot. Aku waktu itu adalah aku yang moodnya bisa berubah dalam itungan jam ...

2019

2019 . Belum sebulan sudah edan hehe. Kemarin 2018 diakhiri dengan hal-hal yang alhamdulillah menyenangkan, di luar dugaan and i'm beyond grateful. Tapiiiii begitu masuk tahun baru, sudah buyar hahahaha. Kayak semua yang aku pikir akan berjalan dengan baik dan menyenangkan, menyangkut kuliah, magang, dan love life....tiba-tiba well, tidak berjalan sesuai dengan yang aku inginkan. Ya tidak semua memang berjalan sesuai yang aku inginkan, but this is tooooo fast. Bahkan aku belum mencoba beradaptasi dengan tahun baru, sudah sebegini gilanya wkwkw. Tapi yasudah lah, aku sudah nge-set diriku sendiri supaya siap bertarung dengan apapun yang ada di 2019 . So this is what am i doing now. Kepikiran sembarang kalir tetapi berusaha dengan keras untuk berantem dengan pikiran-pikiran jelek tsb. Daaan satu hal yang aku petik dari 2018 adalah learn to grateful with every little thing. Sekecil apapun, kalo itu membuat kamu senang, menaikkan moodmu, than be thankful for it. Semisal masih bisa mak...

#EverywhereTourinJKT

Selamat malaaaaam. Aku memutuskan untuk menulis lagi di blog ini setelah nggak nulis berbulan-bulan karena malas heheheheheheh. Dikarenakan sedang super happy setelah nonton #EverywhereTourinJakarta. That was my very first concert and i need to commemorate it in here supaya nggak lupa besok2 ehehehe alasan bilang aja nggak bisa lupa dan nggak mau move on dari konser yang udah 2 hari lalu itu ihihihihi. So, mari kita mulaaai. Sebenernya aku nggak pernah menyangka kalau akhirnya bakal se suka ini sama boygroup kpop, di mana dulu aku nggak paham sama sekali sama per-kpopan. Dulu mah satu-satunya boyband yang aku suka dan tahu dan hafal lagunya luar dalam cuma One Direction, dan ngayal-ngayal babu untuk bisa nonton konsernya someday somewhere. Tapi semua khayalan itu buyar setelah 1D vakum dan repot sendiri2 (but i still can never erase one direction from my concert bucket list). Sampaaai pas akhir SMA mulai ngikutin korea gara-gara mbak yang sudah jatuh duluan ngefans exo. Terus dari tem...

Self Love and Self Care

Selamat malam:) berbicara tentang self love adalah salah satu hal penting yang sedang gencar-gencarnya aku coba lakukan. Karena ya, self love adalah step pertama kita untuk bersyukur pada Tuhan. Dan....why don't we love ourself? We r perfect in our own way, though. Tentang self love ini, tentunya aku juga pernah punya rasa insecure, gak pede, malu dan merasa diri sendiri jelek, terlebih lagi tentang fisik. This all start when i was on junior high school. Aisyah waktu smp adalah aisyah yang sama sekali ngga peduli tentang kesehatan kulit muka. I never use bedak or even sun screen. Dan ditambah dulu di bagian jidat banyak sekali bruntusan dan jerawat-jerawat karena sering berkeringat, tapi ngga sering dibersihkan. Well, jangan dicontoh. Tapi yang aku tahu jamanku dulu jarang ada makeup atau skincare yang masuk di pergaulan anak smp, pol-polan cuma face wash, dan macemnya pun nggak sebanyak sekarang. Kalo sekarang mah udah buanyak dari skincare lokal, korea, barat semuanya ada dan me...